Komisi Anti Dumping Indonesia (KADI) membuka penyelidikan ulasan matahari terbenam Tentang impor produk Kumparan canai panas paduan lainnya (HRC Alloy) Diimpor dari Tiongkok pada Kamis, 2 April 2026. Tujuan penyelidikan adalah menilai kemungkinan berlanjutnya praktik dumping yang dianggap merugikan industri baja Tanah Air.
Produk yang diselidiki termasuk dalam kategori tersebut sistem yang harmonis (sekolah menengah atas) Contoh 7225.30.90 Berdasarkan Panduan Tarif Kepabeanan Indonesia 2022 (BTKI). Proses penyelidikan diperkirakan akan terus berlanjut 12 bulansesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2011 tentang Tindakan Anti Dumping, Tindakan Insentif, dan Tindakan Pengamanan Perdagangan.
Ketua Cady Frida Aditya Temuan awal menunjukkan adanya indikasi bahwa pembuangan produk baja canai panas yang terbuat dari paduan tersebut akan terus berlanjut, katanya.
Berdasarkan hasil peninjauan terhadap kecukupan dan keakuratan bukti permulaan, KADI menemukan tanda-tanda kemungkinan terjadinya dumping produk hot-rolled coil alloy China secara terus menerus atau berulang. Kami menemukan impor tersebut masih menimbulkan kerugian bagi industri dalam negeri, kata Frieda.
Investigasi ini merupakan investigasi lanjutan atas permohonan yang diajukan Krakatau Posco Sebagai perwakilan industri dalam negeri. Penerapannya juga didukung oleh empat perusahaan baja nasional lainnya yakni PT Krakatau Steel Tbk, PT Gunung Raja Paksi, PT Lautan Baja Indonesia dan PT New Asia International.
Sebelumnya, tarif dikenakan terhadap impor produk paduan HRC dari China Bea masuk anti dumping (BMAD) Mengadopsi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15/PMK.010/2022 mulai tahun 2022. Meski kebijakan ini sudah diterapkan, namun arus impor masih cukup besar.
periode 1 Juli 2024 hingga 30 Juni 2025total impor paduan HRC Indonesia mencapai 212.130 tonmenurun dibandingkan periode sebelumnya 231.026 ton. Diantaranya, sekitar. 46.667 ton atau 22% dari Tiongkok.
Data ini menjadi salah satu dasar KADI menilai apakah penerapan BMAD yang ada saat ini masih perlu diperpanjang atau disesuaikan.
KADI juga mengeluarkan pemberitahuan untuk memulai penyelidikan kepada semua pihak terkait, termasuk industri dalam negeri, importir, eksportir dan produsen ternama Tiongkok, serta perwakilan pemerintah Tiongkok di Indonesia.
Selain itu, KBRI China juga mendapat informasi resmi mengenai proses penyidikan.
Komisi memberikan kesempatan kepada semua pihak yang berkepentingan untuk menyampaikan tanggapan, data pendukung, atau permintaan sidang (pendengaran) proses.
Langkah ini penting untuk menjaga keseimbangan antara permintaan bahan baku di industri hilir dan melindungi produsen baja dalam negeri dari tekanan produk impor yang berharga murah.
dengan awal ulasan matahari terbenam Dalam hal ini, hasil akhir penyelidikan akan menentukan apakah kebijakan BMAD terhadap paduan HRC Tiongkok diperpanjang, diubah, atau dihentikan.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

